Purwokerto – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menyelenggarakan kegiatan penyegaran pengelolaan website dan media sosial pada Senin, 2 Maret 2026. Bertempat di Ruang Rapat Dekanat Fakultas Agama Islam UMP, kegiatan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, karyawan, serta tim promosi fakultas sebagai bagian dari penguatan sistem publikasi dan informasi kelembagaan.
Kegiatan ini menghadirkan Makhrus, S.EI., M.SI. Wakil Dekan I FAI UMP sebagai narasumber utama. Agenda tersebut dilaksanakan untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai prosedur pembuatan berita, standar penulisan konten resmi, serta penyegaran tata kelola website agar lebih optimal dan terarah. Dalam pemaparannya, Makhrus, S.EI., M.SI. menegaskan bahwa website fakultas memiliki fungsi strategis sebagai pusat informasi resmi sekaligus rekam jejak institusi. Setiap kegiatan akademik, seperti seminar, workshop, kuliah tamu, maupun aktivitas kemahasiswaan, perlu terdokumentasi dan dipublikasikan secara sistematis. Dokumentasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai laporan kegiatan, tetapi juga sebagai bentuk akuntabilitas publik dan penguatan citra institusi.
Ia menjelaskan bahwa berita kampus harus disusun secara informatif, terstruktur, dan memiliki nilai berita yang jelas. Penulisan harus memuat unsur dasar jurnalistik, lengkap dengan latar belakang kegiatan, tujuan, serta dampak atau manfaatnya. Dengan demikian, pembaca tidak hanya mengetahui bahwa sebuah kegiatan telah dilaksanakan, melainkan juga memahami substansi dan kontribusinya bagi pengembangan fakultas.
Selain itu, ia menekankan pentingnya konsistensi publikasi sebagai kunci keberhasilan promosi digital. Website harus menjadi basis utama informasi, sementara media sosial berperan sebagai sarana distribusi untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Integrasi keduanya dinilai penting agar arus informasi berjalan efektif dan tidak terfragmentasi. Makhrus, S.EI., M.SI. juga mendorong seluruh dosen dan tenaga kependidikan untuk turut aktif berkontribusi dalam penyusunan berita kegiatan yang mereka selenggarakan atau ikuti. Mengingat FAI belum memiliki reporter khusus, kolaborasi internal menjadi langkah strategis agar setiap aktivitas fakultas tetap terpublikasikan secara optimal. Ia menekankan bahwa teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan, dapat dimanfaatkan untuk membantu penyusunan draft berita, namun tetap perlu melalui proses editing dan pengecekan ulang sebelum dipublikasikan.
Sebagai bagian dari penguatan pemahaman, kegiatan ditutup dengan praktik langsung pembuatan berita serta simulasi pengunggahan konten ke website fakultas. Peserta diberi kesempatan untuk mencoba menyusun berita sesuai kaidah yang telah dipaparkan, kemudian mempelajari tahapan teknis pengunggahan agar konten tampil rapi, informatif, dan sesuai standar website resmi fakultas.
Melalui kegiatan penyegaran ini, FAI UMP berharap pengelolaan website dan media sosial dapat berjalan lebih profesional, terstruktur, dan berkelanjutan. Optimalisasi publikasi digital diharapkan mampu meningkatkan eksposur fakultas, memperkuat branding kelembagaan, serta membangun komunikasi yang lebih transparan dengan masyarakat luas. (drs)



