Suasana penuh semangat dan antusiasme menyelimuti Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Wanayasa pada Kamis, 14 Mei 2026. Dalam rangkaian kegiatan Memorandum of Agreement (MoA) antara Pondok Pesantren MBS Wanayasa dengan Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto, para santri mendapatkan kesempatan istimewa mengikuti sesi motivasi bersama mahasiswa internasional asal Palestina dan Sudan.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren MBS Wanayasa tersebut dihadiri oleh Direktur PPM MBS Wanayasa, Wahyudin, S.Ag., M.Si.., Kaprodi Magister Pendidikan Agama Islam FAI UMP, Dr. Darojat, M.Ag., santriwan, santriwati, asatidz, asatidzah, serta tim dari Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Acara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama dalam peningkatan kualitas pembelajaran dan wawasan global bagi para santri.
Dalam sambutannya, Direktur PPM MBS Wanayasa, Wahyudin, S.Ag., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas kehadiran dua mahasiswa internasional yang dinilai mampu memberikan inspirasi dan motivasi bagi para santri. Ia memperkenalkan kedua tamu tersebut, yakni Samar T.M. Alhaj dari Palestina dan Ahmed Fawzi Mohamedahmed Ibrahim dari Sudan.
“Kita kedatangan dua motivator dari dua negara, yaitu mahasiswa internasional dari Palestina bernama Samar T.M. Alhaj dan dari Sudan bernama Ahmed Fawzi Mohamedahmed Ibrahaim. Saya mohon kepada santriwan dan santriwati agar dapat memperhatikan dengan seksama kisah hidup yang akan mereka ceritakan kepada kalian,” ujar Wahyudin.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pemantik semangat para santri untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan bahasa asing sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik. Menurutnya, penguasaan bahasa menjadi salah satu jalan penting menuju kesuksesan di era globalisasi saat ini.
Hal senada juga disampaikan oleh Kaprodi Magister Pendidikan Agama Islam FAI UMP, Dr. Darojat, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa sesi sharing dan motivasi dari mahasiswa internasional tersebut diharapkan mampu membuka wawasan para santri tentang pentingnya belajar bahasa dan memahami budaya dari berbagai negara.
“Setelah ini Samara dan Ahmad insyaallah akan menyampaikan sharing dan motivation. Harapannya santriwan dan santriwati bisa termotivasi belajar berbagai bahasa yang nantinya akan menjadi manfaat di masa depan,” tutur Dr. Darojat.
Memasuki sesi inti acara, Samar T.M. Alhaj menyampaikan berbagai materi menarik tentang kehidupan di Palestina. Ia menjelaskan mengenai kultur masyarakat Palestina, makanan khas yang populer di negaranya, hingga pentingnya menguasai berbagai bahasa untuk membuka peluang pendidikan dan masa depan yang lebih luas. Penyampaian materi tersebut disambut dengan penuh perhatian oleh para peserta yang tampak antusias mendengarkan setiap cerita yang disampaikan.
Sementara itu, Ahmed Fawzi Mohamedahmed Ibrahim dari Sudan juga membagikan pengalaman dan wawasan mengenai budaya di negaranya. Ia memperkenalkan berbagai tradisi masyarakat Sudan, makanan khas daerahnya, serta menjelaskan alasan mengapa kemampuan berbahasa menjadi hal yang sangat penting di dunia internasional. Dengan gaya penyampaian yang santai dan komunikatif, Ahmad berhasil menarik perhatian para santri selama sesi berlangsung.
Kegiatan semakin hidup saat memasuki sesi tanya jawab. Para santriwan dan santriwati terlihat sangat antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar budaya, pendidikan, hingga pengalaman hidup di Palestina dan Sudan. Interaksi hangat antara peserta dan pemateri menciptakan suasana belajar yang aktif dan inspiratif.
Melalui kegiatan tersebut, para santri tidak hanya memperoleh wawasan baru mengenai budaya internasional, tetapi juga mendapatkan motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan diri, khususnya dalam penguasaan bahasa asing. Setelah seluruh rangkaian acara selesai, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara pemateri, pihak pondok pesantren, tim Fakultas Agama Islam UMP, serta seluruh peserta yang hadir.
Mahasiswa Internasional Palestina dan Sudan Hadir di PPM MBS Wanayasa, Bangkitkan Semangat Belajar Bahasa Santri







Pos Sebelumnya
MoA FAI UMP dan PPM MBS Wanayasa Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pembinaan Pesantren
Pos Berikutnya
Kolokium Nasional HES Ke-II UMP Bahas Peran Hukum Ekonomi Syariah dalam Pembangunan Berkelanjutan
Pos-pos Terbaru
- Siapkan Calon Guru Profesional, Prodi PAI FAI UMP Gelar Pembekalan Magang Berdampak 2026 15 Juli 2026
- FAI UMP dan FAI UM Metro Perkuat Sinergi APTIKIM melalui Seminar Nasional 13 Juli 2026
- Mahasiswa PAI UMP Borong Tiga Penghargaan Nasional di UAD FAIR 2026 Lewat Inovasi Nasi Kebuli AJB 3 Juli 2026
- Nasi Kebuli AJB Antar Tiga Mahasiswa PAI UMP Tampil di UAD FAIR 2026, Buktikan Mahasiswa FAI Mampu Berinovasi dalam Kewirausahaan 2 Juli 2026
- Grand Final Lomba IEP 2026: MHQ Offline dan Karya Digital Mewarnai Aula UMP Tower 19 Juni 2026
Kategori
- Agenda (1)
- Artikel (14)
- Berita (154)
- Tak Berkategori (5)
- Unit (6)
