Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) tengah mempersiapkan kegiatan kuliah umum istimewa yang akan menghadirkan tokoh penting dari Mahkamah Agung Republik Indonesia. Kegiatan yang direncanakan berlangsung pada Desember 2025 ini akan menghadirkan Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung (MA), Yang Mulia Dr. Yasardin, S.H., M.Hum., sebagai narasumber utama. Kuliah umum tersebut dijadwalkan berlangsung di Aula Syamsuhadi Irsyad, UMP Tower, kampus UMP Purwokerto.
Dalam rangka persiapan kegiatan ini, Prodi HES melakukan koordinasi intensif dengan Pengadilan Agama Purwokerto, salah satu satuan kerja (satker) di wilayah Barlingmascakep. Koordinasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan sinergi antara lembaga pendidikan dan lembaga peradilan, khususnya dalam konteks pengembangan pemahaman hukum ekonomi syariah dan peradilan agama di Indonesia.
Kaprodi HES UMP, Safitri Mukarromah, S.Ag., M.Sy., menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan kali pertama dilakukan oleh pihaknya bersama Kamar Agama Mahkamah Agung. “Selama ini kami telah menjalin berbagai bentuk kerja sama, mulai dari program praktisi mengajar, magang MBKM di Mahkamah Agung, kuliah umum, hingga dukungan dalam pendirian Pusat Kajian Peradilan Agama di Prodi HES UMP,” terangnya. Menurut Safitri Mukarromah, S.Ag., M.Sy kerja sama ini menjadi bukti nyata komitmen Prodi HES dalam memperkuat link and match antara dunia akademik dan dunia praktik peradilan agama.
Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UMP, Assoc. Prof. Dr. Makhful, M.Ag., menyambut positif rencana tersebut. Ia berharap kuliah umum bersama Ketua Kamar Agama MA ini dapat berlangsung dengan sukses sebagaimana kegiatan serupa pada tahun-tahun sebelumnya. “Kehadiran Yang Mulia Dr. Yasardin akan memberikan wawasan langsung kepada mahasiswa mengenai dinamika dan kebijakan terkini dalam peradilan agama, khususnya yang terkait dengan aspek hukum ekonomi syariah. Ini kesempatan langka dan sangat berharga,” ujar Assoc. Prof. Dr. Makhful, M.Ag.,
Lebih dari sekadar kegiatan akademik, kuliah umum ini juga memiliki nilai historis dan emosional tersendiri bagi sivitas akademika UMP. Pasalnya, nama aula tempat kegiatan ini akan digelar—Aula Syamsuhadi Irsyad—diambil dari nama almarhum Dr. Syamsuhadi Irsyad, mantan Rektor UMP yang juga pernah menjabat sebagai Hakim Agung di Kamar Agama Mahkamah Agung. “Ikatan emosional ini membuat hubungan antara UMP dan Kamar Agama MA terasa sangat dekat. Kami ingin meneruskan semangat dan dedikasi almarhum dalam memperkuat kolaborasi antara akademisi dan praktisi hukum Islam,” tambah Assoc. Prof. Dr. Makhful, M.Ag.,
Rencana kuliah umum ini menjadi bagian dari rangkaian program kerja sama berkelanjutan antara UMP dan Mahkamah Agung RI, khususnya dalam penguatan pendidikan hukum Islam dan ekonomi syariah di Indonesia. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh teori dari bangku kuliah, tetapi juga mendapatkan pembelajaran langsung dari sumber otoritatif di bidangnya. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan akademik sekaligus memperkuat jejaring kelembagaan antara universitas dan lembaga peradilan. Dengan dukungan Pengadilan Agama Purwokerto dan Kamar Agama MA, UMP optimistis bahwa kuliah umum ini akan menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi Prodi HES sebagai pusat pengkajian hukum ekonomi syariah yang unggul dan berdaya saing nasional. (cm)



