Purwokerto – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto kembali menyelenggarakan kegiatan Gerakan Jamaah Dakwah Jamaah (GJDJ) pada Jumat, 28 November 2025. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan FAI UMP ini diikuti oleh seluruh sivitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga jajaran pimpinan fakultas.
Acara dimulai dengan murojaah dan tadarus Al-Qur’an bersama yang dipimpin Ust. Havidz C. Pratama, M.Pd. Lantunan ayat-ayat suci menghadirkan suasana teduh dan menjadi pembuka bagi agenda penguatan spiritual yang telah menjadi identitas kegiatan GJDJ FAI UMP.
Dalam sambutannya, Dekan FAI UMP, Assoc. Prof. Dr. Makhful, M.Ag., menekankan pentingnya pelayanan humanis dalam dunia akademik. Menurutnya, dosen dan pegawai harus memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa dan orang tua demi menciptakan kepercayaan serta kepuasan.
“Pelayanan yang baik harus dilakukan dengan senyum, keramahan, dan ketulusan,” ujarnya.
Beliau juga menegaskan pentingnya menjadi pribadi yang dermawan, baik secara spiritual maupun finansial sebagai wujud dari nilai-nilai Islam yang harus terus dihidupkan di lingkungan kampus.
![]()
GJDJ kali ini menghadirkan Wakil Dekan I FAI UMP, Makhrus, S.E.I., M.Si., sebagai narasumber dengan materi bertema “Menjaga Spirit Kedermawanan.” Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa kedermawanan, dalam konteks filantropi Islam, mencakup tiga konsep utama: memberi, melayani, dan membangun asosiasi atau jejaring kebaikan.
Makhrus mengutip firman Allah dalam QS Ali Imran ayat 92 sebagai landasan utama pentingnya berbagi:
“Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Apa pun yang kamu infakkan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui tentangnya.”
Ayat tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa kedermawanan tidak sekadar memberi dari yang tersisa, tetapi memberi dari sesuatu yang kita cintai, memberi dengan hati.
Kegiatan GJDJ berlangsung dengan khidmat, disambut antusias oleh seluruh peserta. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan infak bersama, sebagai bentuk implementasi nyata dari tema kedermawanan yang dibahas.
Melalui kegiatan ini, FAI UMP terus memperkuat budaya spiritual, kepedulian, dan pelayanan prima di lingkungan kampus,sesuai dengan visi fakultas untuk membentuk sivitas akademika yang berakhlak, berilmu, dan berkemajuan. (byu)
