Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto kembali menggelar kegiatan Gerakan Jamaah Dakwah Jamaah (GJDJ) dengan mengangkat tema “Lebaran dan Kesalehan Sosial” pada Jumat, 10 April 2026 M yang bertepatan dengan 22 Syawwal 1447 H. Kegiatan ini berlangsung di Gedung K.H. Faqih Usman Universitas Muhammadiyah Purwokerto, tepatnya di Ruang I.1.2, dan diikuti oleh dosen serta tenaga kependidikan Fakultas Agama Islam sebagai bagian dari upaya memperkuat spiritualitas dan kebersamaan di lingkungan civitas akademika.
Kegiatan Gerakan Jamaah Dakwah Jamaah merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Fakultas Agama Islam sebagai bentuk ikhtiar dalam memupuk semangat istiqomah, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan nilai-nilai kesalehan sosial di kalangan dosen dan tenaga kependidikan. Forum ini juga menjadi wadah refleksi keagamaan sekaligus ruang pertemuan yang konsisten untuk membangun kepedulian sosial dan memperkuat semangat kebersamaan dalam menjalankan aktivitas akademik maupun dakwah.
Acara dimulai dengan pembukaan yang berlangsung khidmat, dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an bersama yang diikuti oleh seluruh peserta. Suasana religius terasa sejak awal kegiatan, menciptakan nuansa kebersamaan dan kekhusyukan dalam menyambut rangkaian acara berikutnya. Kegiatan ini dipandu oleh Purwoko selaku moderator yang mengarahkan jalannya acara dengan tertib dan terstruktur.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan I Fakultas Agama Islam, Makhrus, SE., I., M.SI., menyampaikan bahwa Gerakan Jamaah Dakwah Jamaah merupakan program rutin bulanan yang bertujuan untuk menjaga semangat keislaman dan kebersamaan di lingkungan fakultas. Ia juga mengingatkan kepada para dosen agar segera menyelesaikan program-program prioritas yang menjadi tanggung jawab masing-masing, sehingga kinerja fakultas dapat berjalan optimal dan terarah. Menurutnya, kegiatan GJDJ tidak hanya menjadi sarana pembinaan spiritual, tetapi juga media koordinasi dan penguatan komitmen bersama dalam memajukan fakultas.
Memasuki acara inti, Bayu Dwi Cahyono, M.Pd., selaku narasumber menyampaikan kultum dengan tema “Lebaran dan Kesalehan Sosial”. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa manusia pada hakikatnya adalah makhluk yang lemah sebagaimana disebutkan dalam Q.S. An-Nisa ayat 28. Salah satu kelemahan manusia adalah sifat miotik, yaitu berpandangan pendek dan cenderung menginginkan hasil yang instan tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang.
Ia menjelaskan bahwa untuk menjadi manusia terbaik, baik di dunia maupun di akhirat, seseorang harus mampu menjaga hubungan sosial dengan baik. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan menyambung silaturahmi kepada orang yang memutuskan hubungan, memberi kepada orang yang menjauh, serta memaafkan orang yang berbuat zalim, sebagaimana disampaikan dalam hadis riwayat At-Thabarani. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesalehan sosial yang sejati.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa kesalehan sosial dapat dicapai melalui sikap lemah lembut, penggunaan cara yang tepat dalam berinteraksi, menjunjung tinggi toleransi, serta kembali kepada fitrah dengan bertaubat kepada Allah SWT. Menurutnya, momentum Lebaran seharusnya menjadi titik awal untuk memperbaiki hubungan dengan sesama dan meningkatkan kualitas keimanan serta kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Gerakan Jamaah Dakwah Jamaah ini kemudian ditutup dengan ramah tamah yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Melalui kegiatan ini, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto berharap nilai-nilai kesalehan sosial, kebersamaan, dan semangat dakwah dapat terus tumbuh dan menjadi budaya positif di lingkungan sivitas akademika, sehingga tercipta lingkungan kerja yang harmonis, religius, dan penuh kepedulian terhadap sesama. (hra)


