This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • GooglePlus
  • Linkedin
 
Monday, 02 October 2017 10:25

Launching Pesantren Mahasiswa, UMP Bentuk Kader Religius, Cerdas, dan Militan

Written by
Rate this item
(0 votes)

Grand Launching Pesantren Mahasiswa Kader (PRESMAKA) K.H Abu Dardiri dan Temu Wali Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto(UMP) resmidigelar, Sabtu (30/09/2017) di Komplek Rusunawa/ Science Techno Park UMP.

Rektor UMP DR H Syamsuhadi Irsyad M.H dalam sambutannya berharap, Pesantren Mahasiswa Kader K.H Abu Dardiri mampu menjadikan mahasiswa mengkaji dakwah dengan baik serta dapat mengembangkan kesehatan umat. “Umat Islam mampu mengembangkan ekonomi umat dengan keyakinan penuh, karena UMP memiliki fakultas yang menunjang untuk berkembang kearah sana,” katanya.

Rektor juga menabahkan, mahasiswa tidak harus memahami kondisi politik praktis secara mendalam, tapi jangan sampai menjadi buta politik. “Diakhir kepemimpinan Soeharto perlu kita ingat bahwa sebenarnya hal tersebut menguntungkan umat Islam untuk mengembangkan Islam di Indonesia,” jelasnya.

Grand Launching Pesantren Mahasiswa Kader (PRESMAKA) K.H Abu Dardiri dan Temu Wali Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto(UMP) resmidigelar, Sabtu (30/09/2017) di Komplek Rusunawa/ Science Techno Park UMP.

Rektor UMP DR H Syamsuhadi Irsyad M.H dalam sambutannya berharap, Pesantren Mahasiswa Kader K.H Abu Dardiri mampu menjadikan mahasiswa mengkaji dakwah dengan baik serta dapat mengembangkan kesehatan umat. “Umat Islam mampu mengembangkan ekonomi umat dengan keyakinan penuh, karena UMP memiliki fakultas yang menunjang untuk berkembang kearah sana,” katanya.

Rektor juga menabahkan, mahasiswa tidak harus memahami kondisi politik praktis secara mendalam, tapi jangan sampai menjadi buta politik. “Diakhir kepemimpinan Soeharto perlu kita ingat bahwa sebenarnya hal tersebut menguntungkan umat Islam untuk mengembangkan Islam di Indonesia,” jelasnya.

Terpisah Dekan FAI Ibnu Hasan, S. Ag., M.S.I. menjelaskan, hadirnya PRESMAKA digagas untuk mencetak para kader ulama di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Pengambilan nama Abu Dardiri diambil karena ingin meneladani nilai-nilai perjuangan beliau.

“Beliau adalah Konsul Muhammadiyah Banyumas yang membawahi seluruh karasidenan ini. Beliau juga merupakan tokoh nasional yang sangat penting untuk ditindak lanjuti, diteladani perjuangannya karena beliau merupakan tokoh perjuangan di Kementrian Agama dan salah satu inisiator  Departemen Agama,” paparnya.

 Ibnu hasan menambahkan, Kader Religius, Cerdas, Dinamis dan Militan akan lahir dari PesantrenAbu Dardiri dengan misi dan visi UMP yangUnggul Modern Islami. “Pesantren Abu Dardiri akan membentuk kader kader yang berwawasan modern, dengan keislaman yang kuat dan memiliki kemampuan yang cukup. Abu Dardiri ingin memiliki kader dengan dengankompetensi terpadu antarakemampuan intelektual dan juga kemampuan religious. Dengan menjadi santri yang intelek, intelek yang santri,” tegas Ibnu Hasan. Keberadaan santri di Pesantren KH Abu Dardiri dilaksanakan dengan proses seleksi dari mulaimasuk UMP.Panitia yangbersinergi dengan LPPI turun ke lapangan melakukan seleksi.  Dengan menekankan materi seleksi pesantren mahasiswa dilaksanakan sore hari setelah kuliah dengan mempelajari aspek yang belum didapat didunia perkuliahan. (han/tgr)

Read 21 times Last modified on Wednesday, 04 October 2017 10:33
Rahmat Pambudi, S.Kom

IT Fakultas Agama Islam

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

rahmatpambudi@ump.ac.id

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.