This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • GooglePlus
  • Linkedin
 
Wednesday, 20 December 2017 00:06

Ujian Menjadikan Beriman dari Dekan FAI UMP

Written by
Rate this item
(0 votes)

Manusia sebagai hamba Allah SWT dianjurkan untuk selalu beriman kepada Allah SWT. Menjadi hamba yang selalu beriman kepada Allah SWT juga ditegaskan oleh Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Ibnu Hasan S.Ag., M.Si., bahwa Allah memuji orang-orang yang selalu beriman. “Qad aflahal mu’minun, sungguh bahagia orang-orang yang beriman”, ungkapnnya.

Kemuliaan yang diperoleh bagi orang-orang yang beriman sebanding dengan ujian yang didapatkannya. Hal tersebut, sebagai ujian dari Allah SWT untuk mengetahui hambanya yang sebenar-benarnya beriman. “Allah SWT akan menguji orang-orang yang beriman mengetahui kejelasan hamba yang beriman atau hanya berdusta,” tambah Dekan FAI UMP.

Disampaikan juga oleh Ibnu Hasan S.Ag., M.SI., bahwa Abu Bakar As-Sidiq juga pernah diuji oleh Allah SWT. Pada saat itu, Abu Bakar As-Sidiq menyatakan kepada Rasulullah SAW bahwa Abu Bakar As-Sidiq adalah orang yang beriman. Dari perkataan tersebut, kemudian Allah SWT memberikan ujian kepada Abu Bakar As-Sidiq berupa menjadikannya target atau buruan dari orang-orang kafir dan suku quraissy.

Lebih lanjut, Ibnu Hasan S.Ag., M.SI., menyampaikan, ketika Rasullullah SAW melihat banyak orang yang bersahadat maka Allah SWT kemudian menurunkan beberapa peristiwa  untuk menguji hambanya yang telah berikrar. Salah satunya melalui peristiwa Isra Mi’raj dan hijrahnya Nabi SAW dengan hamba yang telah berikrar dari Mekah ke Madinah. Pada saat hijrah keadaan sangat berat karena jarak yang jauh dan ditempuh dengan berjalan kaki. Tidak sedikit umat yang terpecah, akhirnya Rasullullah SAW mengetahui mana hambanya yang setia dengan mengikutinya berhijrah, dan tidak sedikit pula hamba Allah SWT yang berguguran atau mangkir tidak mengikutinya berhijrah.

“Beriman itu mulia, tapi beriman tidak cuma-cuma.  Beriman akan diukur kualitasnya dengan ujian yang telah disiapkan oleh Allah SWT,” Ungkap Ibnu Hasan. Harapannya dengan niat sebenar-benarnya untuk beriman kepada Allah SWT segala ujian dan nikmat yang Allah berikan dapat menjadikan hambanya selalu beriman. (sls/rp)

Read 474 times Last modified on Tuesday, 26 December 2017 00:11
Rahmat Pambudi, S.Kom

IT Fakultas Agama Islam

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

rahmatpambudi@ump.ac.id