This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • GooglePlus
  • Linkedin
 
Monday, 06 November 2017 02:10

LDK AL-KAHFI UMP GELAR FSLDKD PURWOKERTO XVIII

Written by
Rate this item
(0 votes)

Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Kahfi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) gelar Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Daerah (FSLDKD) Purwokerto XVII tahun 2015 di Aula Fakultas Teknik UMP, Sabtu (4/11).

FSLDKD merupakan salah satu bentuk koordinasi dakwah yang berfungsi sebagai sarana bagi terciptanya gerak dakwah yang teratur, terpadu, dan kompak menuju ummatan wahidah.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil FSLDKD sebelumnya di Tegal yang memberikan amanah kepada LDK Al-Kahfi UMP untuk menyelenggarakan FSLDKD ke-18,” ujar Ketua Panitia Kegiatan Fajar Muhammad Fauzi.

 “FSLDKD Purwokerto memayungi banyak LDK yang tersebar di perguruan tinggi  di Barlingmascakeb, Brebes, Tegal, Pemalang, Wonosobo, sehingga perlu dibangun komunikasi, koordinasi antar LDK di wilayah FSLDKD Purwokerto demi tercipta gerak dakwah yang baik,” lanjut Fajar mahasiswa Prodi Teknik Elektro itu.

Dengan mengambil tema kegiatan “Semangat Pemuda Menuju Generasi Mujahid”, panitia telah menjadwalkan berbagai kegiatan selama gelaran FSLDKD Purwokerto XVIII

“Dalam gelaran FLSKD, ada beberapa agenda yang akan dilakukan.  Setelah kegiatan ramah tamah, Talkshow Inspiratif, dan selanjutnya Pelatihan Manajemen Lembaga Dakwah Kampus, Stadium General, Musyawarah Daerah, dan Rapat pimpinan Daerah FSLDKD Purwokerto,” ungkap Fajar Muhammad Fauzi selaku ketua panitia kegiatan.

Sementara itu, Abid Yanuar Badharudin, S.Kom selaku pembina LDK Al-Kahfi berharap melalui kegiatan FSLDKD XVIII aktivis dakwah bisa saling bersinergis dengan baik, menjaga proses pengkaderannya.

 “Tahun 2045, momentum 100 tahun Indonesia menjadi masa di mana usia teman-teman memasuki 40 tahun. Maka bangunlah mulai dari sekarang untuk kejayaan bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Dosen Fakultas Teknik itu juga berpesan agar berdakwah dengan cara yang lembut tetapi tidak mengurangi makna, isi dari dakwahnya. “Sebarkanlah kebaikan dengan kelembutan, tetapi makna atau isinya tetap ada,” pesannya.

Read 96 times
Rahmat Pambudi, S.Kom

IT Fakultas Agama Islam

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

rahmatpambudi@ump.ac.id